Arsip

Arsip untuk 8 Oktober 2011

Belajar Himpunan

Cara Menyatakan Himpunan
PENGERTIAN
Himpunan adalah kumpulan objek-objek yang keanggotaannya didefinisikan dengan jelas.
Contoh:
• Himpunan siswi kelas III SMU Tarakanita tahun 1999-2000 yang nilai IQ-nya diatas 120.
• Himpunan bilangan-bilangan bulaT diantara 10 dan 500 yang habis dibagi 7
Himpunan hanya membicarakan objek-objek yang berlainan saja.
1. Metode Roster
yaitu dengan menuliskan semua anggota himpunan di dalam
tanda kurung {………..}
contoh: himpunan bilangan ganjil N = {1,3,5,7,9,…….}
2. Metode Rule
yaitu dengan menyebutkan syarat keanggotaannya
contoh: N = {x½x adalah bilangan asli}
Istilah-Istilah
1. Elemen (Anggota) notasi : Î
setiap unsur yang terdapat dalam suatu himpunan disebut
elemen/anggota himpunan itu.
contoh:
A ={a,b,c,d}
a Î A (a adalah anggota himpunan A)
e Ï A (e bukan anggota himpunan A)
2. Himpunan kosong 9999999999999notasi : f atau {}
yaitu himpunan yang tidak mempunyai anggota
contoh :
A = { x | x² = -2; x riil}
A = f
3. Himpunan semestafgf fgfgfgfggffgfnotasi : S
yaitu himpunan yang memuat seluruh objek yang dibicarakan
contoh :
K = {1,2,3}
S = { x | x bilangan asli } atau
S = { x | x bilangan cacah } atau
S = { x | x bilangan positif } dsb.
Hubungan Antar Himpunan
1. Himpunan bagian notasi : Ì atau É
Himpunan A adalah himupnan bagian dari himpunan B, jika setiap anggota A adalah anggota B.
Ditulis : A Ì Bf atau B É A
contoh:
A={a,b}; B={a,b,c}; C={a,b,c,d}
maka A Ì B ; A Ì C ; B Ì C
ketentuan :
• himpunan kosong merupakan himpunan bagian dari sembarang
2. himpunan ( f Ì A )himpunan A adalah himpunan bagian dari
3. himpunan A sendiri ( A Ì A)jika anggota himpunan A ada sebanyak n, maka banyaknya
himpunan bagian dari A adalah HB = 2n
HB = 2n
contoh:
jika A = {a,b,c}
maka himpunan bagian dari A adalah :
{a}, {b}, {c}, {a,b}, {a,c}, {b,c}, {a,b,c} dan f
seluruhnya ada 2³ = 8
POWER SET 2s
himpunan yang elemennya adalah himpunan-himpunan bagian dari S
contoh:
S = {a,b,c}
2s = { {a}, {b}, {c}, {a,b}, {a,c}, {b,c}, {a,b,c}, f }
4. Himpunan sama ttttttttttt notasi : =
Dua himpunan A dan B adalah sama, jika setiap elemen A adalah elemen B, dan setiap elemen B
adalah elemen A.
Ditulis A = B
contoh:
K = {x | x²-3x+2=0}
L = {2,1}
maka K = L
5. Himpunan lepas ttttttttttt notasi : //
Dua himpunan A dan B disebut saling lepas, jika himpunan A tidak mempunyai anggota
persekutuan dengan himpunan B.
Ditulis A // B
contoh:
A = {a,b,c}
B = {k,l,m}
Maka A // B
Operasi Pada Himpunan
1. Gabungan (union) notasi : È
Gabungan dari dua himpunan A dan B adalah himpunan yang terdiri dari semua elemen yang
menjadi anggota A atau menjadi anggota B.
A È B = { x | x Î A atau x Î B }
Gbr. Diagram Venn
daerah yang diarsir menyatakan A È B
contoh:
A = {1,2,3}
B = {0,2,4}
Maka A È B = {0,1,2,3,4}
2. Irisan (intersection) notasi : Ç
Irisan dari dua himpunan A dan B adalah himpunan yang terdiri dari semua elemen persekutuan
dari himpunan A dan B.
A Ç B = { x | x Î A dan x Î B }
Gbr. Diagram Venn
daerah yang diarsir menyatakan A Ç B
contoh:
A={1,2,3,4}
B={3,4,5}
maka A Ç B = {3,4}
3. Selisih notasi : -
Selisih antara dua himpunan A dan B adalah himpunan yang terdiri dari semua anggota A yang
bukan anggota B.
A – B = { x | x Î A dan x Ï B }
Gbr. Diagram Venn
daerah yang diarsir menyatakan A – B
contoh:
A = {1,2,3,4,5}
B = {2,4,6,7,10}
Maka A – B = {1,3,5}
_
4. Komplemen notasi: A’, Ac, A
Komplemen dari himpunan A adalah himpunan yang terdiri dari semua anggota himpunan S
yang bukan anggota A.
A’ = { x | x Î S dan x Ï A }
Gbr. Diagram Venn
daerah yang diarsir menyatakan A’
contoh:
S = {1,2,3,4,5,6,7,8,9,10}
A = {1,2,3,4,5}
Maka A’ = {6,7,8,9,10}
Sifat-Sifat Himpunan
1. Komutatif A Ç B = B Ç A
A È B = B È A
2. Asosiatif A Ç (B Ç C) = (A Ç B) Ç C
A È (B È C) = (A È B) È C
3. Distributif A Ç (B È C) = (A Ç B) È (A Ç C)
A È (B Ç C) = (A È B) Ç (A È C)
4. De Morgan
____ _ _
(A È B)= A Ç B
____ _ _
(A Ç B)= A È B
Jika n menyatakan banyaknya anggota himpunan, maka berlaku hubungan :
2 HIMPUNAN
____
n(s) = n (A È B) + n (A È B)
3 HIMPUNAN
________
n(S) = n (A È B È C) + (A È B È C)
di mana
n (A È B) = n (A) + n (B) – n (A Ç B)
di mana
n (A È B È C) = n (A) + n (B) + n (C) – n (A Ç B) -
n (A Ç C) – n (B Ç C) + n (A Ç B Ç C)
Penjelasan Skema
1. Himpunan bilangan asli
Himpunan bilangan asli adalah himpunan bilangan yang anggota-anggotanya merupakan
bilangan bulat positif.
N = {1,2,3,4,5,6,……}
2. Himpunan bilangan prima
Himpunan bilangan prima adalah himpunan bilangan-bilangan asli yang hanya dapat dibagi
dirinya sendiri dan satu, kecuali angka 1.
P = {2,3,5,7,11,13,….}
3. Himpunan bilangan cacah
Himpunan bilangan cacah adalah himpunan bilangan yang anggota-anggotanya merupakan
bilangan bulat positif digabung dengan nol.
C = {0,1,2,3,4,5,6,….}
4. Himpunan bilangan bulat
Himpunan bilangan bulat adalah himpunan bilangan yang anggota-anggotanya seluruh bilangan
bulat, baik negatif, nol, dan positif.
B = {…,-3,-2,-1,0,1,2,3,…}
5. Himpunan bilangan rasional
Himpunan bilangan rasional adalah himpunan bilangan yang anggota-anggonya merupakan
bilangan yang dapat dinyatakan sebagai:
p/q dimana p,q Î bulat dan q ¹ 0 atau dapat dinyatakan sebagai suatu desimal berulang.
contoh: 0,-2, 2/7, 5, 2/11, dan lain lain
6. Himpunan bilangan irasional
Himpunan bilangan irasional adalah himpunan bilangan yang anggota-anggotanya tidak dapat
dinyatakan sebagai sebagai p/q atau tidak dapat dinyatakan sebagai suatu desimal berulang.
contoh: log 2, e, Ö7
7. Himpunan bilangan riil
Himpunan bilangan riil adalah himpunan yang anggota-anggotanya merupakan gabungan dari
himpunan bilangan rasional dan irasional.
contoh: log 10, 5/8, -3, 0, 3
8. Himpunan bilangan imajiner
Himpunan bilangan imajiner adalah himpunan bilangan yang anggota-anggotanya merupakan i
(satuan imajiner) dimana i merupakan lambang bilangan baru yang bersifat i² = -1
contoh: i, 4i, 5i
9. Himpunan bilangan kompleks
Himpunan bilangan kompleks adalah himpunan bilangan yang anggota-anggotanya (a + bi)
dimana a, b Î R, i² = -1, dengan a bagian riil dan b bagian imajiner.
contoh: 2-3i, 8+2

Categories: Uncategorized

Word Order and Derivatives

Word Order
Word Order adalah susunan kata-kata dalam kalimat yang memenuhi kaidah-kaidah tata bahasa
Inggris.
Urutan kata-kata tersebut harus tepat menurut fungsi, misal subjek, predikat, objek dan keterangan.
Urutan
kata-kata itu bisa juga berupa deretan atribut (kata sifat dan adverbia) yang mengikuti kata benda
atau kata kerja. Untuk mengetahui susunan kata-kata yang benar perlu diperhatikan hal-hal berikut
1. Tenses
2. Tanda-tanda baca
3. Kata-kata yang paling penting
Kata kerja dijadikan Kata Benda
Kecuali dengan bentuk GERUND (infinitive + ing) yang mengandung arti hal perbuatan/cara perbuatan
itu dilakukan, misalnya : swimming is good for our health, collecting stamps is my hobby, reading
French is difficult, parking here is forbidden dsb. – kata kerja yang dijadikan kata benda bisa dibuat
dengan memberi berbagai akhiran selain “ing”.
a. Infinitive + TION
to inform – information artinya: penerangan
to reform – reformation pembaharuan
to solve – solution larutan, pemecahan
to repeat – repetition ulangan
to produce – production hasil/produksi
to attend – attention perhatian
to pronounce – pronunciation pengucapan suara
to administer – administration pengelolaan
to educate – education pendidikan
to elect – election pemilihan
to invite – invitation undangan
to intend – intention niat
to invent – invention penemuan (baru)
to demonstrate – demonstration demonstrasi
to alter – alteration pengubahan (ganti)
to altercate – altercation pertengkaran
to fabricate – fabrication pembuatan
to act – action perbuatan
to appreciate – appreciation penghargaan
to assume – assumption sangkaan/dugaan
to corrupt – corruption (korupsi)
to classify – classification (jenis/klasifikasi)
to circulate – circulation (peredaran)
to combine – combination (gabungan/kombinasi)
to mwounicate – communication (perhubungan)
to confirm – confirmation (penetapan/pengesahan)
to decorate – decoration (dekorasi ruangan)
to declare – declaration (pernyataan)
to devote – devotion (ketaman/kepamhan)
to expose – exposition (pertunjuka/pameran)
to except – exception (bantahan/kekecualian
to frustrate – frustration (kekecewaan dan bingung;frustasi)
to hesitate – hesitation (kebimbangan)
to inject – injection (suntikan)
to interrupt – interruption (pemulusan/penentangan)
to interpret – interpretation (penafsiran)
to intervere – intervention (campur tangan)
to narrate – narration (penceramah)
to observe – observation (pengamatan)
to operate – operation (pembedahan ;kedokteran ;gerakan ;militer pengerjaan)
to present -presentation (presentasi)
to register – registration (pendaftaran)
to relate – relation (perhubungan)
to restore – restoration (perbaikan/pemugaran)
to satisfy – satisfaction (kepuasan)
to translate – translation (penerjemahan)
b. Berakhiran SION
to permit – permission (izin)
to omit – omission (penghilangan/penanggalan)
to secede – secession (pemisahan)
to succeed – succession (pewarisan)
to apprehend – apprehension (pemahamam, keprihatinan,pengertian, kecemasan)
to decide – decision (keputusan)
to discuss – discussion (perundingan)
to suspect – suspicion (kesangsian, kecurigaan)
to explode – explosion (ledakan, letusan)
c. Berakiran URE
to please – pleasure (kesenangan)
to press – pressure (tekanan)
to depart – departure (keberangkatan)
to sign – signature (tandatangan)
to seize – seizure (perampasan)
d. Berakhiran AL
to arrive – arrival (kedatangan)
to try – trial (percobaan)
to approve – approval (pernyataan setuju)
to remove – removal (perpindahan)
to rehearse – rehearsal (pengulangan)
to acquit – acquittal (pelunasan/kelepasan)
to dispose – disposal (pengaturan/kecondongan)
to edit – editorial (tajuk rencana)
to continue – continual (kesinambungan)
e. Berakhiran MENT
to govern – government (pemerintahan)
to equip – equipment (perlengkapan)
to agree – agreement (persetujuan)
to improve – improvement (perbaikan)
to enlarge – enlargement (perluasan)
to pay – payment (pembayaran)
to invest – investment (penanaman modal)
to punish – punishment (hukuman)
to arrange – arrangement (tatanan, susunan)
to settle – settlement (penyelesaian, perkampungan)
to entertain – entertainment (hiburan)
to manage – management (pengelolaan)
to develop – development (perkembangan)
f. Berakhiran CB/ANCE
to perform – performance (pertunjukan)
to resist – resistance (perlawanan)
to assist – assistance (bantuan)
to appear – appearance (kemunculan, penampilan)
to enter – entrance (jalanmasuk)
to guide – guidance (tuntunan, panduan)
to serve – service (pelayanan)
to accord – accordance (persesuaian/persetujuan)
to maintain – maintenance (pemeliharaan)
to defend – defense (pertahanan)
g. Berakhlran ESS
to succeed – success (keberhasilan)
to proceed – process (perkembangan/kemajuan)
to exceed – excess (kelebihan)
h. Berakhiran TH
to grow – growth (perturnbuhan)
to die – death (kematian)
to deepen (memperdalam) – depth (kedalaman)
t. Ada pula kata-kata yang diberi bentuk tersendiri dan berubah suara/bunyi
to see – sight (penglihatan)
to fly – flight (penerbangan)
to receive – receipt (tanda penerimaan)
to draw – drawing (gambar)
to drink – draught (tegukan/minum (obat))
to give – gift (pemberian)
to speak – speech (pidato)
to loose – loss (kehilangan/rugi)
to choose – choice (pilihan)
to live – life (kehidupan)
to conquer – conquest (penaklukan)
to pray – prayer (persembahan/doa)
to sing – song (nyanyian)
to know – knowledge (pengetahuan)
J. Ada pula kata-kata kerja yang tidak berubah sama sekali bentuknya
to walk – walk (perjalanan/jalannya)
to ride – ride (pengendaraan)
to dance – dance (tarian)
to play – play (permainan)
to visit – visit (kunjungan)
to escape – escape (kelepasan/kelolosan)
to laugh – laugh (tertawa)
smile – smile (senyuman)
to sleep – sleep (tidurnya)
to plant – plant (tanaman)
to change – change (perubahan)
to look – look (pandangan)
to show – show (pertunjukkan)
to drink – drink (minuman)
to love – love (cinta)
to aid – aid (bantuan)
to help – help (pertolongan)
Kata Benda dijadikan Kata Sifat
a. Dengan pemberian akhiran Y
anger – angry (marah)
wealth – wealthy (makmur)
health – healthy (sehat)
fun – funny (lucu/menggelikan)
hair – hairy (berambut)
rain – rainy (berhujan)
wind – windy (berangin)
cloud – cloudy (berawan)
fog – foggy (berkabut)
noise – noisy (ribut/berisik)
sorrow – sorry (menyesal/sedih/sayang)
dust – dusty (kotor/berdebu)
b. Akhiran OUS
danger – dangerous (berbahaya)
victory – victorious (gemilang)
glory – glorious (megah)
mystery – mysterious (penuh rahasia)
delight – delicious (nyaman/nikmat/lezat)
c. Akhiran FUL
wonder – wonderful (ajaib)
use – useful (berguna)
delight – delightful (nyaman)
care – careful (hati-hati)
wish – wishful (berkeinginan)
dread – dreadful (mengerikan)
peace – peaceful (penuh kedamaian)
power – powerful (penuh kekuatan)
doubt – doubtful (ragu sekali)
success – successful (sangat berhasil)
respect – respectful (hormat)
d. Akhiran AL
history – historical (bersejarah)
condition – conditional (bersyarat)
science – scientifical (ilmiah)
spirit – spiritual (rohaniah)
education – educational (mengenai pendidikan)
centrum – central (pusat)
origin – original (asli)
person – personal (bersifat pribadi)
Kata Sifat dijadikan Kata Benda
a. Dengan pemberian akhiran CE
patient – patience (kesabaran)
important – importance (pentingnya)
present – presence (kehadiran)
absent – absence (ketidakhadiran)
different – difference (perbedaan)
distant – distance (jarak)
b. Akhiran NESS
sad – sadness (kesedihan)
glad – gladness (kegembiraan)
happy – happiness (kebahagiaan)
kind – kindness (keramahan/kebaikan)
dark – darkness (kegelapan)
bright – brightness (kecemerlangan)
c. Akhiran ITY
noble – nobility (keagungan budi)
able – ability (kemampuan)
capable – capability (kecakapan)
pure – purity (keaslian/kemurnian/kesucian)
popular – popularity (ketenaran)
original – originality (keaslian)
d. Ada yang mempunyai bentuk khusus
high – height (tinggi/tingginya)
wide – width (lebar/luas/lebarnya/luasnya)
long – length (panjang/panjangnya)
deep – depth (dalam/dalamnya)
strong – strength (kekuatan)
new – novelty (kebaharuan)
true – truth (kebenaran)
rich – riches (kekayaan)
proud – pride (kebanggaan)
Kata Kerja dijadikan Kata Sifat
a. Dengan pemberian akhiran BLE
to bear – bearable (dapat ditahan)
to obtain – obtainable (bisa diperoleh)
to apply – applicable (dapat digunakan)
to break – breakable (mudah pecah)
to manage – manageable (dapat dikelola/dikendalikan)
to extend – extensible (dapat diperluas)
to find – findable (dapat diketemukan)
to separate – separable (dapat dipisahkan)
to penetrate – penetrable (dapat ditembus/dimasuki)
to agree – agreeable (dapat disetujui)
to accept – acceptable (dapat diterima)
b. Ada yang mempunyai bentuk sendiri
to hear – audible (dapat didengar)
to read – legible (dapat dibaca)
to eat – edible (dapat dimakan)
to see – visible (dapat dilihat)
to burn – inflammable (mudah terbakar)
to touch – palpable/tangible (dapatdiraba/disentuh)
to carry – portable (dapat diangkut/dicangking)
to bend – flexible (dapat dilengkungkan)
to feel – sensible (dapat dirasakan)
c. Perhatikan arti kata-kata di bawah ini
inalienable – tidak dapat dicabut haknya
irreplaceable – tidak dapat digantikan
indispensable – tidak dapat ditinggalkan
innumerable – tidak terhingga banyaknya
irresponsible – tidak dapat dipertanggungjawabkan
inviolable – tidak boleh diganggu gugat
irrevocable – tidak boleh tidak (harus)
irresistible – tidak dapat menahan godaan,karena sangat menarik
incredible – tidak dapat dipercaya/mustahil/tak masuk akal

Reading Strategy

Introduction
Before beginning to read any text – a book, a magazine or journal article – you should ask yourself
three questions
• What am I reading about ?
• Why am I reading ?
• How am I reading ?
Example: Reading a history book.
What : World War II.
Why : Looking for the causes of the war
How : From the first word to the last word.
Many students are only familiar with from the first word to the last word strategy. The other strategies
that can be used for understanding a text – a book, a magazine or a journal article – are
1. Overviewing a passage
2. Understanding the main point
3. Understanding relationships in passages
4. Checking references
5. Finding the information we need
6. Guessing the unknown word
Overviewing a Passage
By overviewing a passage, we should know
1. The Topic : What is the passage about ?
2. The Writer’s purpose : Is the writer, for example, describing a process, making a comparison,
giving recommendation ?
We do this strategy by
1. Reading the tide and headings to understand what the passage is about.
2. Looking at the titles of any diagrams, tables, graphs and illustrations.
In this strategy, we need not
1. Read word by word.
2. Follow the text with our finger or a pen.
3. Worry about words we do not understand.
Whether we are overviewing a book, a magazine or an article, we should never take more than two
minutes.
Understanding the main point
One paragraph contains one main idea; and we can find this main idea in a SUMMARY SENTENCE.
The summary sentence is frequently, though not always, the first or the second sentence of the
paragraph. To understand the main points of a passage, we should LOCATE and UNDERLINE THE
SUMMARY SENTENCE IN EACH PARAGRAPH.
The other sentences in the paragraph expand, illustrate and/or explain this main idea.
Understanding relationships in passages
There are relationships in words and phrases in a sentence; between the sentences in a paragraph and
between whole paragraphs. Understanding and recognizing these relationships helps us read more
effectively.
Some of the most common types of relationship linking ideas in passages are
1. Addition :
Using and, as well, in addition to, besides, also, another, the other, first,second etc.
2. Consequence :
Using cause, lead to, result in, as a consequence, consequently, therefore, hence, as a result.
3. Sequence :
Using then, afer, later, until, when, before.
4. General and Particular :
Using such as, e.g., for example, for instance.
5. Contrast/comparison :
Using but (not), as opposed to, in contrast, on the other hand, however.
Contoh :
1. A cactus does not need very much water,
ADDITION
In addition, it is well adapted to high temperatures.
2. Changes in temperature break rocks into pieces.
SEQUENCE
Then the wind blows the pieces away.
3. Temperatures in deserts are extremely high during the day.
CONTRAS
However, at night they are often very low.
4. There is very little rainfall in deserts.
CONSEQUENCE
Therefore few plants can live there.
Checking References
In a set of statements, some of the words in one sentence are often repeated in other sentence. In
passages, we try not to repeat words very often. We can refer back to words used in other sentences,
This relation is called reference.
Study this short passage and notice the use of reference. This use of reference is shown in the diagram.
Deserts are very dry regions. They have very little rainfall. Few plants live there. Some specialized
animals do. Some deserts have a surface of sand. The sand often forms dunes. These are created by
the wind. Others have stones or rocks.
Deserts are very dry regions.
They have very little rainfall.
Few plants live there. Some specialized animal do
Some deserts have a surface of sand. The sand often
Forms dunes. These created by the wind.
Others……. have…………….. stones rocks.
Others deserts have surface of stones rocks.
In order to read efficiently we also need to be able to understand the way in which words can refer to
other words in a passage.
Finding the information we need
When our objective is to extract specific information, we should use the following strategies
1. Focus on our objective, ignoring irrelevant information.
2. Look in likely places. Knowing the organization of the text will help to decide which parts of
the text are more likely.
3. Run our eyes rapidly over the text, looking for words and phrases associated with the target
information.
4. Use print style to help us, such as names, numbers, italics, bold.
Remember that the information we need to locate may be expressed in different forms.
Guessing the unknown words
In any comprehension text you will find words that you don’t know. You can look them up in a
dictionary, of course, but it’s a good idea to get into the habit of doing without a dictionary as much as
possible, particularly if you are preparing for an examination. In fact, if you read the text carefully and
think, it’s usually possible to guess the meaning of most of the words that you don’t know.
Look at the context of each word-the sentence that it’s in, and the sentences that come before and
after. Look to see if the word is repeated later in the text; the more often it’s used, the easier it is to
understand.
Don’t expect to be able to guess all new words in a text. There will be some that you can only get a
vague idea, and a few will be impossible. Don’t waste too much time worrying about these; the most
important thing is to understand the text as a whole as well as possible, and one or two difficult words
won’t usually make much difference.

Categories: Uncategorized

Standar Kopetensi Kelulusan

SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP)/MADRASAH TSANAWIYAH (MTs)

a. Pendidikan Agama Islam SMP/MTs
1. Menerapkan tata cara membaca Al-qur’an menurut tajwid, mulai dari cara membaca “Al”- Syamsiyah dan “Al”- Qomariyah sampai kepada menerapkan hukum bacaan mad dan waqaf
2. Meningkatkan pengenalan dan keyakinan terhadap aspek-aspek rukun iman mulai dari iman kepada Allah sampai kepada iman pada Qadha dan Qadar serta Asmaul Husna
3. Menjelaskan dan membiasakan perilaku terpuji seperti qanaah dan tasawuh dan menjauhkan diri dari perilaku tercela seperti ananiah, hasad, ghadab dan namimah
4. Menjelaskan tata cara mandi wajib dan shalat-shalat munfarid dan jamaah baik shalat wajib maupun shalat sunat
5. Memahami dan meneladani sejarah Nabi Muhammad dan para shahabat serta menceritakan sejarah masuk dan berkembangnya Islam di nusantara
b. Pendidikan Agama Kristen SMP
1. Menjelaskan karya Allah dan penyelamatan bagi manusia dan seluruh ciptaan
2. Menginternalisasi nilai-nilai kristiani dengan menanggapinya secara nyata
3. Bertanggung jawab terhadap diri dan sesamanya, masyarakat dan gereja sebagai orang yang sudah diselamatkan
c. Pendidikan Agama Katolik SMP
1. Peserta didik dapat menguraikan pemahaman tentang pribadinya sebagai pria dan wanita yang memiliki rupa-rupa kemampuan dan keterbatasan untuk berelasi dengan sesama dan lingkungannya.
2. Peserta didik dapat menguraikan pemahamannya tentang Yesus Kristus dan bagaimana meneladani Yesus yang mewartakan Bapa dan Kerajaan Allah
3. Peserta didik dapat menguraikan makna Gereja sebagai sakramen keselamatan dan bagaimana mewujudkannya dalam hidup nyata.
4. Peserta didik dapat menguraikan pamahaman tentang hidup bermasyarakat dan bagaimana melaksanakan kehidupan bermasyarakat sesuai ajaran Firman Allah dan pengajaran Yesus Kristus.
d. Pendidikan Agama Hindu SMP
1. Meyakini kemahakuasaan Sang Hyang Widhi (Tuhan) sebagai Asta Aiswarya, Awatara, Dewa dan Bhatara
2. Memahami ajaran Sad Ripu, Sad Atatayi, Sapta Timira sebagai aspek diri yang harus dihindari
3. Memahami latar belakang timbulnya Yadnya dan hakikatnya
4. Memahami Weda sebagai kitab suci dan para Rsi penerima wahyu
5. Memahami keberadaan orang suci agama Hindu
6. Memahami hari-hari suci keagamaan dan hakikatnya
7. Memahami ajaran kepemimpinan Hindu
8. Memahami hubungan Bhuana Agung dan Bhuana Alit
9. Memahami Dharma Gita, sejarah masuknya agama Hindu ke Indonesia, dan keberadaan kerajaan-kerajaan Hindu di Indonesia
e. Pendidikan Agama Buddha SMP
1. Beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Tri Ratna dengan mengetahui fungsi serta terefleksi dalam moralitas (sila), meditasi (samadhi), dan kebijaksanaan (panna)
2. Membaca Paritta dan Dhammapada serta mengerti artinya
3. Beribadah (kebaktian) dengan baik dan benar sesuai dengan tuntunan masing-masing aliran
4. Meneladani sifat, sikap dan kepribadian Buddha, Bodhisattva, dan para siswa utama Buddha
5. Memiliki kemampuan dasar berpikir logis, kritis, dan kreatif untuk memecahkan masalah
6. Memahami sejarah kehidupan Buddha Gotama
7. Mengungkapkan sejarah perkembangan agama Buddha
8. Memiliki bekal pengetahuan dan kemampuan untuk melanjutkan pendidikan di SMA
f. Pendidikan Kewarganegaraan SMP/MTs
1. Memahami dan menunjukkan sikap positif terhadap norma-norma kebiasaan, adat istiadat, dan peraturan, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara
2. Menjelaskan makna proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia sesuai dengan suasana kebatinan konstitusi pertama
3. Menghargai perbedaan dan kemerdekaan dalam mengemukakan pendapat dengan bertanggung jawab
4. Menampilkan perilaku yang baik sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945
5. Menunjukkan sikap positif terhadap pelaksanaan kehidupan demokrasi dan kedaulatan rakyat
6. Menjelaskan makna otonomi daerah, dan hubungan antara pemerintahan pusat dan daerah
7. Menunjukkan sikap kritis dan apresiatif terhadap dampak globalisasi
8. Memahami prestasi diri untuk berprestasi sesuai dengan keindividuannya
g. Bahasa Indonesia SMP/MTs
1. Mendengarkan
Memahami wacana lisan dalam kegiatan wawancara, pelaporan, penyampaian berita radio/TV, dialog interaktif, pidato, khotbah/ceramah, dan pembacaan berbagai karya sastra berbentuk dongeng, puisi, drama, novel remaja, syair, kutipan, dan sinopsis novel
2. Berbicara
Menggunakan wacana lisan untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, informasi, pengalaman, pendapat, dan komentar dalam kegiatan wawancara, presentasi laporan, diskusi, protokoler, dan pidato, serta dalam berbagai karya sastra berbentuk cerita pendek, novel remaja, puisi, dan drama
3. Membaca
Menggunakan berbagai jenis membaca untuk memahami berbagai bentuk wacana tulis, dan berbagai karya sastra berbentuk puisi, cerita pendek, drama, novel remaja, antologi puisi, novel dari berbagai angkatan
4. Menulis
Melakukan berbagai kegiatan menulis untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi dalam bentuk buku harian, surat pribadi, pesan singkat, laporan, surat dinas, petunjuk, rangkuman, teks berita, slogan, poster, iklan baris, resensi, karangan, karya ilmiah sederhana, pidato, surat pembaca, dan berbagai karya sastra berbentuk pantun, dongeng, puisi, drama, puisi, dan cerpen

h. Bahasa Inggris SMP/MTs
1. Mendengarkan
Memahami makna dalam wacana lisan interpersonal dan transaksional sederhana, secara formal maupun informal, dalam bentuk recount, narrative, procedure, descriptive, dan report, dalam konteks kehidupan sehari-hari
2. Berbicara
Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana interpersonal dan transaksional sederhana, secara formal maupun informal, dalam bentuk recount, narrative, procedure, descriptive, dan report, dalam konteks kehidupan sehari-hari
3. Membaca
Memahami makna dalam wacana tertulis interpersonal dan transaksional sederhana, secara formal maupun informal, dalam bentuk recount, narrative, procedure, descriptive, dan report, dalam konteks kehidupan sehari-hari
4. Menulis
Mengungkapkan makna secara tertulis dalam wacana interpersonal dan transaksional sederhana, secara formal maupun informal, dalam bentuk recount, narrative, procedure, descriptive, dan report, dalam konteks kehidupan sehari-hari
i. Matematika SMP/MTs
1. Memahami konsep bilangan real, operasi hitung dan sifat-sifatnya (komutatif, asosiatif, distributif), barisan bilangan sederhana (barisan aritmetika dan sifat-sifatnya), serta penggunaannya dalam pemecahan masalah
2. Memahami konsep aljabar meliputi: bentuk aljabar dan unsur-unsurnya, persamaan dan pertidaksamaan linear serta penyelesaiannya, himpunan dan operasinya, relasi, fungsi dan grafiknya, sistem persamaan linear dan penyelesaiannya, serta menggunakannya dalam pemecahan masalah
3. Memahami bangun-bangun geometri, unsur-unsur dan sifat-sifatnya, ukuran dan pengukurannya, meliputi: hubungan antar garis, sudut (melukis sudut dan membagi sudut), segitiga (termasuk melukis segitiga) dan segi empat, teorema Pythagoras, lingkaran (garis singgung sekutu, lingkaran luar dan lingkaran dalam segitiga dan melukisnya), kubus, balok, prisma, limas dan jaring-jaringnya, kesebangunan dan kongruensi, tabung, kerucut, bola, serta menggunakannya dalam pemecahan masalah
4. Memahami konsep data, pengumpulan dan penyajian data (dengan tabel, gambar, diagram, grafik), rentangan data, rerata hitung, modus dan median, serta menerapkannya dalam pemecahan masalah
5. Memahami konsep ruang sampel dan peluang kejadian, serta memanfaatkan dalam pemecahan masalah
6. Memiliki sikap menghargai matematika dan kegunaannya dalam kehidupan
7. Memiliki kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, kritis, dan kreatif, serta mempunyai kemampuan bekerja sama
j. Ilmu Pengetahuan Alam SMP/MTs
1. Melakukan pengamatan dengan peralatan yang sesuai, melaksanakan percobaan sesuai prosedur, mencatat hasil pengamatan dan pengukuran dalam tabel dan grafik yang sesuai, membuat kesimpulan dan mengkomunikasikannya secara lisan dan tertulis sesuai dengan bukti yang diperoleh
2. Memahami keanekaragaman hayati, klasifikasi keragamannya berdasarkan ciri, cara-cara pelestariannya, serta saling ketergantungan antar makhluk hidup di dalam ekosistem
3. Memahami sistem organ pada manusia dan kelangsungan makhluk hidup
4. Memahami konsep partikel materi, berbagai bentuk, sifat dan wujud zat, perubahan, dan kegunaannya
5. Memahami konsep gaya, usaha, energi, getaran, gelombang, optik, listrik, magnet dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari
6. Memahami sistem tata surya dan proses yang terjadi di dalamnya
k. Ilmu Pengetahuan Sosial SMP/MTs
1. Mendeskripsikan keanekaragaman bentuk muka bumi, proses pembentukan, dan dampaknya terhadap kehidupan
2. Memahami proses interaksi dan sosialisasi dalam pembentukan kepribadian manusia
3. Membuat sketsa dan peta wilayah serta menggunakan peta, atlas, dan globe untuk mendapatkan informasi keruangan
4. Mendeskripsikan gejala-gejala yang terjadi di geosfer dan dampaknya terhadap kehidupan
5. Mendeskripsikan perkembangan masyarakat, kebudayaan, dan pemerintahan sejak Pra-Aksara, Hindu Budha, sampai masa Kolonial Eropa
6. Mengidentifikasikan upaya penanggulangan permasalahan kependudukan dan lingkungan hidup dalam pembangunan berkelanjutan
7. Memahami proses kebangkitan nasional, usaha persiapan kemerdekaan, mempertahankan kemerdekaan, dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia
8. Mendeskripsikan perubahan sosial-budaya dan tipe-tipe perilaku masyarakat dalam menyikapi perubahan, serta mengidentifikasi berbagai penyakit sosial sebagai akibat penyimpangan sosial dalam masyarakat, dan upaya pencegahannya
9. Mengidentifikasi region-region di permukaan bumi berkenaan dengan pembagian permukaan bumi atas benua dan samudera, keterkaitan unsur-unsur geografi dan penduduk, serta ciri-ciri negara maju dan berkembang
10. Mendeskripsikan perkembangan lembaga internasional, kerja sama internasional dan peran Indonesia dalam kerja sama dan perdagangan internasional, serta dampaknya terhadap perekonomian Indonesia
11. Mendeskripsikan manusia sebagai makhluk sosial dan ekonomi serta mengidentifikasi tindakan ekonomi berdasarkan motif dan prinsip ekonomi dalam memenuhi kebutuhannya
12. Mengungkapkan gagasan kreatif dalam tindakan ekonomi berupa kegiatan konsumsi, produksi, dan distribusi barang/jasa untuk mencapai kemandirian dan kesejahteraan
l. Seni Budaya SMP/MTs
Seni Rupa
1. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni rupa terapan melalui gambar bentuk obyek tiga dimensi yang ada di daerah setempat
2. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni rupa terapan melalui gambar/ lukis, karya seni grafis dan kriya tekstil batik daerah Nusantara
3. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni rupa murni yang dikembangkan dari beragam unsur seni rupa Nusantara dan mancanegara.
Seni Musik
1. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni musik lagu daerah setempat secara perseorangan dan berkelompok.
2. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni musik lagu tradisional nusantara secara perseorangan dan kelompok
3. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni musik lagu mancanegara secara perseorangan dan kelompok
Seni Tari
1. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni tari tunggal dan berpasangan/kelompok terhadap keunikan seni tari daerah setempat
2. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni tari tunggal dan berpasangan/kelompok terhadap keunikan seni tari Nusantara
3. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni tari tunggal dan berpasangan/kelompok terhadap keunikan seni tari mancanegara
Seni Teater
1. Mengapresiasi dan bereksplorasi teknik olah tubuh, pikiran dan suara
2. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni teater terhadap keunikan dan pesan moral seni teater daerah setempat
3. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni teater terhadap keunikan dan pesan moral seni teater Nusantara
4. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni teater tradisional, modern dan kreatif terhadap keunikan dan pesan moral seni teater daerah setempat, Nusantara dan mancanegara
m. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan SMP/MTs
1. Mempraktekkan variasi dan kombinasi teknik dasar permainan, olahraga serta atletik dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya
2. Mempraktekkan senam lantai dan irama dengan alat dan tanpa alat
3. Mempraktekkan teknik renang dengan gaya dada, gaya bebas, dan gaya punggung
4. Mempraktekkan teknik kebugaran dengan jenis latihan beban menggunakan alat sederhana
5. Mempraktekkan kegiatan-kegiatan di luar kelas seperti melakukan perkemahan, penjelajahan alam sekitar dan piknik
6. Memahami budaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari seperti perawatan tubuh serta lingkungan, mengenal berbagai penyakit dan cara pencegahannya serta menjauhi narkoba
n. Keterampilan SMP/MTs
Kerajinan
1. Mengapresiasi dan membuat benda kerajinan untuk fungsi pakai/hias berbahan lunak alami maupun buatan dengan teknik lipat, potong dan rekat serta teknik butsir dan cetak dengan ragam hias tradisional, mancanegara maupun modifikasinya
2. Mengapresiasi dan membuat benda kerajinan jahit dan sulam dengan ragam hias tradisional, mancanegara maupun modifikasinya
3. Mengapresiasi dan membuat benda kerajinan anyaman dan makrame
4. Mengapresiasi dan membuat benda kerajinan dengan teknik potong sambung dan teknik potong konstruksi dengan ragam hias tradisional, mancanegara maupun modifikasinya
5. Mengapresiasi dan membuat benda kerajinan dengan teknik sayat dan ukir dengan ragam hias tradisional, mancanegara maupun modifikasinya
Teknologi Rekayasa
1. Mengapresiasi dan menciptakan karya teknologi rekayasa alat penerangan dan alat yang menimbulkan suara dengan listrik arus lemah (baterai)
2. Mengapresiasi dan menerapkan karya teknologi rekayasa penjernihan air dengan teknologi mekanis dan teknologi kimia
3. Mengapresiasi dan membuat benda teknologi rekayasa alat yang berputar secara mekanis dan digerakkan dengan listrik
Teknologi Budidaya
1. Mengapresiasi dan menerapkan teknologi budidaya pemeliharaan dan perawatan hewan unggas petelor dan bibit hewan unggas
2. Mengapresiasi dan menerapkan teknologi budidaya tanaman obat dan tanaman hias yang menggunakan media tanah
3. Mengapresiasi dan menerapan teknologi budidaya ikan air tawar dan ikan hias air tawar di dalam kolam
Teknologi Pengolahan
1. Mengapresiasi dan menerapkan teknologi pengolahan manisan basah dan kering bentuk padat dari bahan nabati
2. Mengapresiasi dan menerapkan teknologi pengolahan produk pengawetan bahan mentah nabati dan hewani dengan cara diasinkan
3. Mengapresiasi dan menerapkan teknologi pengolahan produk pengawetan bahan nabati dan hewani dengan cara dikeringkan
o. Teknologi Informasi dan Komunikasi SMP/MTs
1. Memahami penggunaan teknologi informasi dan komunikasi, dan prospeknya di masa datang
2. Menguasai dasar-dasar ketrampilan komputer
3. Menggunakan perangkat pengolah kata dan pengolah angka untuk menghasilkan dokumen sederhana
4. Memahami prinsip dasar internet/intranet dan menggunakannya untuk memperoleh informasi

Categories: Uncategorized
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.